Tanpa banyak kata
pasti Tuhanku mengerti apa yang selalu ada di dalam hati. Dimanapun,kapanpun,
nama mama itu yang selalu kuingat. Mamaku tak banyak kata, dalam diamnya dia
selalu mengerti apa kebutuhanku. Hanya aku saja yang tak tahu diri terus saja
merengek meminta ini itu yang sudah jelas aku tau itu pasti akan membuat beban
pikirannya semakin bertambah. Aku juga tak tahu diri sering mengeluh ini itu,
padahal sudah tau jelas-jelas lebih berat siapa yang memikul beban. Allah
menciptakan dengan sangat sempurna seorang yang kusebut sebagai mama. Tempat
keduaku mengeluh, tempat keduaku meminta setelah Allah. Mama mungkin tak pernah
tau aku lebih menangis lagi ketika melihatnya meneteskan air mata didepanku.
Sekarang mamaku sudah bertambah tua dan beban yang dipikulnya juga semakin bertambah,
harus memenuhi kebutuhanku dan kedua adik-adikku belum lagi kebutuhan yang
lainnya. Mama jangan menangis tak lama lagi aku akan menyelesaikan semua
tugasku dan menemani mama mengisi hari tua. Sedikitpun aku tak ingin mamaku
memikul beban sekecil apapun. Dalam malam-malamku aku selalu berdo’a dan yakin
pasti Allah akan menjaga mama dan menemani mama dalam setiap langkah meski aku
tak bisa berbuat banyak, jauh dari mama dan hanya bisa berdoa lewat hati dan
suara kecilku, merintih kepada Allah agar sampai hari terakhirku tetap bisa
menemani mama dan membahagiakan mama.
Jumat, 11 Juli 2014
Ketika tuhan memberikanku anugerah , seorang mama.
Label:
CORAT-CORET,
MOTIVASI DAN INSPIRASI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar