Banyuwangi Ethno Carnival
(BEC) yang diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober di Gasibu Banyuwangi
merupakan festival karnaval terbesar yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi,Jawa
Timur dalam rangkaian acara Banyuwangi Festival. acara ini diadakan sebagai
jembatan modernisasi seni budaya lokal kabupaten Banyuwangi dan mempertahankan
potensi wisata yang ada di kabupaten banyuwangi. BEC juga diadakan oleh
pemerintah Banyuwangi untuk tetap mempertahankan budaya yang ada di Banyuwangi
terutama suku using.
Tidak seperti karnaval yang biasanya, tema yang diangkat
dari BEC sendiri adalah tema yang berasal dari kesenian daerah dan tradisi yang
ada di Kabupaten Banyuwangi. Tema Banyuwangi Ethno Carnival di tahun ini adalah
“The Usingnese Royal Weding” atau pernikahan suku using yang terdapat di
Banyuwangi. ratusan peserta membawakan busana pengantin suku khas using
banyuwangi dengan kostum yang sangat indah dan tentunya modern. Meski cuaca
yang sangat panas dan kostum yang sangat berat, tidak menyurutkan semangat para
peserta BEC untuk tetap berjalan dan menari di sepanjang jalan untuk menghibur
masyarakat Banyuwangi. BEC kali ini
dibagi dalam tiga subtema, yaitu Sembur Kemuning (upacara adat masyarakat
pesisir yang mengenakan kostum dominasi warna kuning, orange, dan ungu),
Mupus
Braen Blambangan (upacara adat masyarakat kelas menengah dengan dominasi warna
merah,hitam,emas),
dan Sekar Kedaton Wetan (upacara adat pengantin kaum
bangsawan yang didominasi dengan warna hijau dan perak).
Diawali dengan tarian
pembuka “Gandrung Blambangan” dan dilanjutkan dengan parade tiga subtema yang
dibawakan BEC sukses digelar dan sangat memukai. Acara ini rutin digelar setiap
tahun untuk mengenalkan budaya lokal dengan modernitas kepada masyarakat
Banyuwangi.
Paket Wisata Banyuwangi
BalasHapusPaket Tour Banyuwangi
Paket Wisata Banyuwangi Murah