Rabu, 26 Maret 2014

SOSOK MAMA DIMATAKU


Sabar, anggun, pekerja keras, sedikit cerewet. Itulah mamaku. Mamaku selalu membiasakan aku dan adik-adikku bangun pagi solat subuh lalu belajar. Kesabaran, keikhlasan. Itu yang selalu aku banggakan dari sosok mamaku. meskipun mamaku hanya ada di rumah pada waktu malam hari, tapi mama selalu menyempatkan diri untuk menanyakan bagaimana di sekolah, mamaku selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan semua ceritaku. Mama adalah orang yang sangat pekerja keras, disiplin. Pagi-pagi sekali sehabis solat subuh mamaku selalu siap di dapur, memasak untuk sarapan aku dan adik-adikku. Tugasku setiap pagi mengajari adik-adikku belajar. Setelah itu, aku mengantarkan Dinda, adikku yang paling kecil sekarang kelas 1 sd berangkat sekolah. Bukan mamaku kalo nggak sering ngomel. Setiap pagi setiap aku akan berangkat sekolah mamaku selalu bilang gini “tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis,, cepetan lo! Dandan suwi temen,,kasian itu lo dian sama Lila udah nungguin.” Cepat-cepat aku keluar dan berangkat sekolah, sampai setengah perjalanan biasanya aku lari pagi sama dian dan lila. Lari pagi gara-gara telat. Itu pas SMP. Mamaku selalu menyuruhku menceritakan apa aja, jadi yaa.. meskipun gak penting aku tetep cerita. Setiap pagi sampai sore mamaku jarang dirumah. Mamaku jaga warung, yang jaraknya lumayan jauh dari rumah. Ayahku, kerja dari pagi sampei sore, nenekku biasanya juga bantu-bantu jaga toko. Seperti biasanya, rumahku selalu sepi. Kita selalu bisa berkumpul di malam hari. Mama adalah orang yang tak pernah lelah. Mama sering begadang malam, karena Mama selalu sibuk dengan pesanan kue-kuenya, Ayah selalu menemani mama. Kadang-kadang tak sengaja aku mendengarkan pembicaraan mereka tentang cerita nostalgianya di masa lalu.


Ya Allah..jagalah dia…Ayah dan Mamaku ,nenek, adik-adikku dan semua keluarga dirumah. Berikanlah mereka kesehatan dan iringilah langkahnya dengan beribu-ribu kebaikan. J

"MOTHER"



Karena kau telah mengatakan
tentang suara tangisan saat bersedih
kau tak bisa berbohong lagi
kau selalu ingin dicintai
dalam keadaan sesulit apapun
selalu memperlihatkan tawa
kesedihan itu bisa kutahan
jika aku dalam kesendirian
kebaikan itu kejam, ya?
sampai hatipun menjadi bimbang

Aku ingin slalu bersamamu selamanya
jika datang hari dimana
aku menemukan seseorang yang kucintai
bisakah aku berubah?

kebahagiaan itu seperti sihir
tapi tidak bersinar
jangan menangis…
aku merasakan takdir yang tak bisa diubah
di kursi taman yang tak ada siapapun
aku menunggumu untuk menjemputku

Kesedihan itu terasa hangat
jika kita bergandengan
kelembutan itu jika aku berada di sampingmu
aku bisa bermanja

mungkin aku bahagia
karena aku memilikimu…

Gitar tua ikut mengiringi kejutan kami untuk Mama

Lama sekali. senarnyapun mulai berkarat. cat cokelat tuanya sudah mulai mengelupas sedikit demi sedikit, dipenuhi rumah laba-laba. lalu dia berbisik "kemari,coba petik senarku". aku sedikit ragu, lalu aku petik saja senar gitar bass nomor enamnya. sejenak aku berfikir "lumayan". Selanjutnya aku petik senar-senar berikutnya, terdengar sangat denting di telinga.
aku berjalan keluar meninggalkan gitar cokelat tuaku bergegas membeli sebuah gitar baru. Satu persatu toko yang kejelajahi tak ada satupun yang seindah gitar tuaku. Aku berubah pikiran, aku hanya membeli senar satu sampai enam untuk gitar tuaku. Aku pulang dan bergegas menuju gudang mengambil gitar tuaku. Perlahan aku menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk mamaku. Aku keluar, sementara adik-adikku yang lain sibuk membenahi hiasan kue. Kami keluar bersama Ayah memberi kejutan ulang tahun untuk mama. Mama hanya tersenyum ketika suaraku terdengar nyaring dan tak semerdu penyanyi Crishtina Perry tapi tetap saja aku bernyanyi semerdu mungkin yang aku bisa. Aku letakkan gitar tuaku di sebelah kursi sedangkan adik-adikku yang lain sibuk membawa kue ulang tahun untuk mama. Tak sengaja aku melihat mama mengusap air matanya dan memeluk kami.

Seandainya bahagia itu sederhana



Seandainya bahagia itu sederhana mungkin ibu tak lagi menangis ketika mengingat sang adik perempuan kecilku.
Seandainya bahagia itu sederhana mungkin ayah akan tersenyum lagi menikmati hari-hari tanpa adik perempuan kecilku.
Seandainya bahagia itu sederhana mungkin nenek akan kembali bahagia menikmati masa-masa tuanya dengan kedamaian di rumah bersama anak cucu nya
Seandainya bahagia itu sederhana mengkin adikku tak pernah menangis jika aku mengulang cerita tentang kenakalan adik perempuanku yang paling kecil.
seandainya bahagia itu sederhana, bukankah Tuhan akan mengembalikan keadaan seperti dulu, mengembalikan semua kebahagiaan orang yang kusayangi, mengembalikan adik perempuan kecilku, mengembalikan kedamaian dirumah kami sperti dulu lagi

Tuhan, bukankah bahagia itu sederhana?
atau hanya manusia saja yang membuat kata bahagia itu menjadi rumit?
atau kata bahagia itu tak lagi ada ketika manusia tak pernah bersyukur atas semua bahagia yang kau berikan?
bahagia yang sederhana itu sebenarnya rumit.
 

THE TRAVEL JUNKIES Template by Ipietoon Cute Blog Design