Sabar, anggun, pekerja keras,
sedikit cerewet. Itulah mamaku. Mamaku selalu membiasakan aku dan adik-adikku
bangun pagi solat subuh lalu belajar. Kesabaran, keikhlasan. Itu yang selalu
aku banggakan dari sosok mamaku. meskipun mamaku hanya ada di rumah pada waktu
malam hari, tapi mama selalu menyempatkan diri untuk menanyakan bagaimana di
sekolah, mamaku selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan semua ceritaku.
Mama adalah orang yang sangat pekerja keras, disiplin. Pagi-pagi sekali sehabis
solat subuh mamaku selalu siap di dapur, memasak untuk sarapan aku dan
adik-adikku. Tugasku setiap pagi mengajari adik-adikku belajar. Setelah itu,
aku mengantarkan Dinda, adikku yang paling kecil sekarang kelas 1 sd berangkat
sekolah. Bukan mamaku kalo nggak sering ngomel. Setiap pagi setiap aku akan
berangkat sekolah mamaku selalu bilang gini
“tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis,, cepetan lo! Dandan suwi
temen,,kasian itu lo dian sama Lila udah nungguin.” Cepat-cepat aku keluar dan
berangkat sekolah, sampai setengah perjalanan biasanya aku lari pagi sama dian
dan lila. Lari pagi gara-gara telat. Itu pas SMP. Mamaku selalu menyuruhku
menceritakan apa aja, jadi yaa.. meskipun gak penting aku tetep cerita. Setiap
pagi sampai sore mamaku jarang dirumah. Mamaku jaga warung, yang jaraknya
lumayan jauh dari rumah. Ayahku, kerja dari pagi sampei sore, nenekku biasanya
juga bantu-bantu jaga toko. Seperti biasanya, rumahku selalu sepi. Kita selalu
bisa berkumpul di malam hari. Mama adalah orang yang tak pernah lelah. Mama
sering begadang malam, karena Mama selalu sibuk dengan pesanan kue-kuenya, Ayah
selalu menemani mama. Kadang-kadang tak sengaja aku mendengarkan pembicaraan
mereka tentang cerita nostalgianya di masa lalu.
Ya Allah..jagalah dia…Ayah dan
Mamaku ,nenek, adik-adikku dan semua keluarga dirumah. Berikanlah mereka
kesehatan dan iringilah langkahnya dengan beribu-ribu kebaikan. J